Bukittinggi. 30/04)- Di era digital yang pesat, kecerdasan buatan (Al) menjadi pilar utama transformasi sektor perbankan, fintech, dan perdagangan. PPM Manajemen berperan dalam mendukung adopsi Al melalui keterlibatannya dalam "The Asian Banker Summit 2025", Kegiatan dimulai dengan diskusi kelompok terpumpun (FGD) bertajuk "Al untuk Ekonomi Digital Masa Depan" yang diadakan di Komisi VI DPR RI, Jakarta (25/4/2025).
Aries Heru Prasetyo, Kepala Divisi Pemasaran Korporat PPM Manajemen, menyatakan partisipasi dalam summit ini adalah wujud komitmen mempercepat transformasi digital di sektor keuangan dan UMKM. la menekankan pentingnya penguatan kapasitas organisasi seiring pemanfaatan Al.
FGD pra-Summit menghadirkan berbagai pembicara penting, di antaranya Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto, Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta, Ketua Umum AFPI Entjik S. Djafar, dan Presiden TAB Global Foo Boon Ping. Mereka membahas berbagai peluang dan tantangan dalam memanfaatkan Al untuk mendukung ekonomi digital masa depan.
PPresiden TAB Global, Foo Boon Ping, mengatakan Indonesia dipilih sebagai tuan rumah karena dinilai sebagai pusat dinamis kebijakan, teknologi, dan bisnis di ASEAN. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya. Suryo Sulisto, menekankan pentingnya pengembangan Al yang sudah memberikan manfaat nyata di sektor perdagangan.
Sebagai Supporting Organization, PPM Manajemen bergabung dengan mitra terkemuka seperti Perbanas, FIDE Forum, dan berbagai institusi teknologi global, termasuk ACI Worldwide, Google Cloud, dan Deutsche.

0 Komentar